
SMK Negeri 3 Tanjungpandan Raih Juara 1 dan Juara 3 Pada Kegiatan Belitung Beach Clean Up Dispora 2025
Belitung-smkn3tanjungpandan.com- SMK Negeri 3 Tanjungpandan Raih Juara 1 untuk cabang lomba Kriya dan Juara 3 untuk cabang lomba Eco Fashion pada Kegiatan Belitung Beach Clean Up yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025, di Tanjungpendam.
Tema yang diusung pada kegiatan Belitung Beach Clean Up yaitu dari Belitung jaga bumi, SMK Negeri 3 Tanjungpandan mengutus siswa untuk mengikuti lomba pada cabang lomba kerajinan Kriya dengan tema kearifan lokal dalam sentuhan kreatifitas pemuda , dan mampu meraih Juara 1, yaitu atas nama:
Juara 1 Cabang Lomba Kriya
1.Stepani Hersa Putri (XII DPB)
2.Naura Shafa Salsabil (XI DPB)

Sedangkan pada cabang lomba Eco Fashion Show dengan tema kreatifitas berkelanjutan, fashion ramah lingkungan, dan mampu meraih juara 3, yaitu atas nama:
Juara 3 Cabang Lomba Eco Fashion Show
Dwi Astuti (XII DPB)
Dinda Ramadany (XI DPB)
Persiapan dan Latihan
Ida Scorpinova,A.Md. mengungkapkan dalam melakukan persiapan sebelum perlombaan, persiapan sebelumnya yang dilakukan tim dari SMK Negeri 3 Tanjungpandan, yaitu pegumpulkan bahan pokok berupa perca kain lace, tulle dan organza. Menyatukan kain-kain perca tersebut menjadi lembaran kain yang ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai melakukan latihan membuat produk selama 1 minggu, dengan tetap menjaga kesehatan dan terus memberi motivasi kepada siswa untuk terus semangat. memberi pengertian dan gambaran kepada peserta seperti apa lomba yang akan mereka ikuti, mengajarkan teknik-teknik yang tepat dan cepat saat proses pembuatan Obi Belt. Memberi masukan kepada siswa tentang desain produk dan proses pengerjaannya.
baca juga: Juara 3 Puisi Musikal Dispora
Untuk produk Kriya Stepani Hersa Putri (XII DPB) dan Naura Shafa Salsabil (XI DPB) membuat produk Obi Belt, Obi belt adalah sabuk pinggang lebar yang awalnya berasal dari Jepang, dipakai untuk mengikat pakaian tradisional seperti kimono. Saat ini, obi belt telah menjadi aksesori fashion modern yang digunakan dengan berbagai jenis pakaian seperti kebaya atau dress untuk menambah aksen dan memberikan ilusi siluet tubuh yang lebih proporsional.
- Asal-usul: Berasal dari Jepang sebagai sabuk pengikat untuk kimono dan seragam seni bela diri.
- Fungsi modern: Digunakan sebagai aksesori fashion untuk mempercantik pakaian, menciptakan siluet pinggang yang menawan, dan memberikan kesan etnik atau modern.
- Manfaat: Menonjolkan siluet tubuh agar terlihat lebih proporsional. Menyamarkan bagian perut dan menyeimbangkan bentuk tubuh. Menambah dimensi dan kesan berlapis pada pakaian. Mengubah kesan pakaian dari santai menjadi lebih formal atau elegan.

Untuk produk Eco Fashion Show Dwi Astuti (XII DPB) dan Dinda Ramadany (XI DPB) membuat produk busana dari bahan perca kain lace dan kain tulle. Pengerjaan pembuatan produk busna Eco Fashion ini memakan waktu 5 hari untuk menjadi 75% produk jadi, dari mulai menyambung perca sebagai bahan dasar pembuatan 1 stel baju dan obi belt, sedangkan 25% finishing wajib di tempat lomba. Setelah produk jadi lalu diperagakan saat perlombaan.
“ Saya sangat bahagia dan merasa senang dengan prestasi yang diperoleh para siswa, apa yang mereka perjuangkan akhirnya mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Saya berharap siswa tidak pernah merasa puas dengan prestasi yang sudah didapat tetapi menjadikan prestasi ini menjadi motivasi terbesar untuk terus mengembangkan bakat mereka membuat produk-produk kriya yang kreatif dan bernilai tinggi.” Unkap Ida Scorpinova,A.Md. selaku Guru Pembimbing.
Ida Scorpinova,A.Md. menambahkan bahwa kendala-kendala, sebenarnya ini bukan kendala yang besar, tetapi memang harus seperti inilah caranya yaitu harus door to door ke rumah-rumah jahit untuk mengumpulkan bahan perca kain lace dan tulle, sedangkan kendala saat pembimbingan adalah susahnya mempertemukan jadwal dari masing-masing peserta untuk latihan karena peserta yang kami pilih dan kami masukkan kedalam tim ini adalah kolaborasi anak-anak kelas XI Desain dan produksi busana (DPB) dengan anak-anak kls XII Desain produksi Busana, sementara anak-anak kls XII DPB saat ini sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di DU/DI, jadi untuk bimbingan atau latihan tidak bisa kami laksanakan disiang hari, tetapi pada malam hari dan dengan waktu yang tidak begitu lama.
“ Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk Stepani Hersa Putri (XII DPB) dan Naura Shafa Salsabil (XI DPB) meraih prestsi jura 1 pada cabang lomba produk Kriya, Untuk Dwi Astuti (XII DPB) dan Dinda Ramadany (XI DPB) meraih juara 3 pada cabang lomba Eco Fashion Show dan terima kasih untuk Guru Pembimbingnya Ibu Ida Scorpinova,A.Md. yang telah membantu membimbing, melatih dengan sabar, semog prestasi ini dapat menjadi motivasi dan menambah semangat untuk terus berprestasi.” Tutup Abdul Albar,S.Ag.
Tag:Belitong, belitung, Smkn3tanjungpandan, sparta



