
SMKN 3 Tanjungpandan Banjir Prestasi di Ajang Bergengsi FLS3N 2026
Belitung-smkn3tanjungpandan.com- SMKN 3 Tanjungpandan Banjir Prestasi di Ajang Bergengsi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026. Pagelaran Festival Lomba Seni dan Sastra (FLS3N) jenjang pendidikan menengah (SMA/MA/SMK/sederajat) tingkat Kabupaten Belitung tahun 2026, dilaksanakan pada Selasa 28-30 April 2026, di dua lokasi yaitu di SMAN 2 Tanjungpandan dan SMKN 1 Tanjungpandan.
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) merupakan salah satu program strategis dalam pengembangan potensi, kreativitas, dan apresiasi seni serta sastra murid di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk karakter pelajar yang inovatif, berdaya saing, serta berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.

Tema umum FLS3N tahun 2026 adalah “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya””. Tema ini mengandung makna bahwa pengembangan karakter murid tidak dapat dipisahkan dari proses kreatif dan pemaknaan terhadap nilai-nilai seni budaya bangsa. Tema ini menegaskan bahwa kreativitas merupakan sarana strategis bagi murid untuk mengekspresikan gagasan, imajinasi, dan 8 identitas diri secara positif, inovatif, serta bertanggung jawab.
Manajemen Talenta Nasional (MTN) dirancang sebagai program pemerintah yang berfokus pada tiga bidang utama, yaitu riset dan inovasi, seni budaya, serta olahraga. Dalam ranah seni budaya, FLS3N merupakan salah satu bentuk implementasi konkret MTN yang berorientasi pada proses penemukenalan, pengembangan, dan pemberian apresiasi terhadap talenta seni budaya murid dari seluruh wilayah Indonesia. Ruang lingkup Manajemen Talenta Nasional di bidang seni budaya mencakup lima bidang prioritas, meliputi (1) seni rupa dan kriya, (2) seni pertunjukan dan teater, (3) musik, (4) film, dan (5) bahasa dan sastra. Selaras dengan ruang lingkup tersebut, FLS3N Tahun 2026 diselenggarakan 16 cabang lomba untuk jenjang pendidikan menengah. Pelaksanaan seleksi FLS3N Tahun 2026 dilakukan secara bertahap dan berjenjang, dimulai dari pendaftaran, seleksi semifinal, hingga tahap final. Proses seleksi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, tingkat daerah (kabupaten/kota dan provinsi), hingga tingkat nasional.



